Sabtu, 06 Februari 2021

Biochar Meningkatkan Kesuburan Tanah




Biochar
adalah bahan padat kaya karbon hasil konversi dari limbah organik (biomas pertanian) melalui pembakaran tidak sempurna atau suplai oksigen terbatas. 

Manfaat biochar adalah sebagai meningkatkan kesuburan tanah dengan perbaikan kapasitas tukar kation (KPK) dan retensi hara sehingga terjadi peningkatan produktivitas lahan. Aplikasi biochar ke tanah dapat meningkatkan penyerapan C dan kualitas tanah. 

Bahan baku pembuatan biochar yaitu  potongan kayu, tempurung kelapa, tandan kelapa sawit, tongkol jagung, sekam padi atau kulit buah kacang-kacangan, kulit-kulit kayu, sisa-sisa usaha perkayuan, serta bahan organik yang berasal dari sampah dan kotoran hewan. 

Pembuatan Biochar Sekam Padi

  1. Buat alat berupa gulungan kawat kasa yang lubangnya berukuran 1cm x 1 cm atau dapat pula lebih kecil 0,5 cmx 0,5 cm. Kawat tersebut digulung membuat lingkaran dengan diameter 20-30 cm.
  2.  Sekam dapat ditempatkan di dalam lubang dengan kedalaman paling dalam 50 cm atau dapat pula di atas pemukaan tanah. Cerobong kawat kasa diletakan di atas tanah kemudian di sekelilingnya ditimbunkan sekam, sehingga cerobong kawat kasa berada ditengah-tengah timbunan sekam.
  3. Masukkan bahan yang mudah terbakar seperti daun kering, kayu kering, atau bambu kering ke dalam cerobong, lakukan pembakaran ketika timbunan sekam masih setinggi 10-20 cm. Usahakan agar api tetap menyala di tengah-tengah cerobong sampai sekam yang mengelilingi cerobong mulai terbakar.
  4. Ketika bara di dalam merambat ke dalam timbunan sekam sekam dan diperkirakan tidak akan padam, tambahkan sekam ke dalam timbunan yang telah ada mengelilingi cerobong. Timbunan sekam dapat mencapai 80-90 cm atau berada sedikit di bawah permukaan cerobong.
  5. Asap putih akan nampak ke luar dari dalam cerobong, biarkan bara merambat ke bagian luar timbunan sekam. Sebagian besar sekam akan menjadi arang setelah sekam di bagian terluar terlihat menghitam dan asam yang ke luar dari cerobong makin sedikit.
  6. Ketika seluruh permukaan sekam nampak menghitam segera lakukan penyiraman untuk mematikan bara. Gunakan air yang banyak sehingga seluruh sekam menjadi basah untuk mematikan seluruh bara. Apabila penyiraman dilakukan agak tergesa karena ketakutan banyak menjadi abu akan diperoleh tingkat kematangan yang masih rendah. Oleh karena itu, mematikan bara hendaknya dilakukan ketika seluruh permukaan timbunan sekam telah berubah warna menjadi hitam biochar dan menyisakan sedikit (5%) saja yang masih berwarna sekam.
  7. Ketika bara telah mati timbunan sekam tersebut dapat diratakan di permukaan tanah untuk dikeringkan atau dijemur. Sekam yang telah kering dapat digiling untuk memperoleh kehalusan tertentu. Gunakan ayakan 0,5 cm agar butiran arang seragam. Arang telah siap digunakan untuk pembenah tanah, baik digunakan langsung atau diformulasi terebih dahulu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Biochar Meningkatkan Kesuburan Tanah

Biochar adalah bahan padat kaya karbon hasil konversi dari limbah organik (biomas pertanian) melalui pembakaran tidak sempurna atau suplai o...